Tips Untuk Mengubah Danau Toba Menjadi Destinasi Wisata Berkelas Dunia

Tips Untuk Mengubah Danau Toba Menjadi Destinasi Wisata Berkelas Dunia - Pertama, pemerintah pusat Indonesia melalui kementerian terkait harus serius dalam mengembangkan danau dan daerah sekitarnya, pemerintah diharapkan memanfaatkan anggaran yang dialokasikan melalui pembentukan satu otoritas tunggal yang memiliki wewenang untuk mengembangkan danau dan daerah sekitarnya seperti yang sebelumnya dilakukan di daerah lain di Indonesia. 

Anggaran yang sudah disisihkan untuk memperbaiki danau dan daerah sekitarnya harus digunakan dengan baik dan ketat dalam penyebarannya dan harus mengatasi target tidak seperti anggaran yang sebelumnya dialokasikan sebelumnya selalu dikorupsi oleh pemerintah daerah yang selalu dipenjara karena korupsi mereka. tata krama.

Tips Untuk Mengubah Danau Toba Menjadi Destinasi Wisata Berkelas Dunia Tips Untuk Mengubah Danau Toba Menjadi Destinasi Wisata Berkelas Dunia

Kedua

setelah otoritas tunggal yang bertanggung jawab atas pengembangan danau dan daerah-daerah di sekitarnya telah dibentuk, pemerintah melalui otoritas lokal dalam hal ini bertindak sebagai otoritas tunggal yang menetapkan rencana atau cetak biru yang akan dilakukan untuk mengembangkan danau dan daerah sekitarnya bersama dengan masyarakat setempat yang tinggal di danau dan sekitarnya.

Ketiga

Cetak biru yang terdiri dari seluruh rencana untuk mengembangkan danau harus mencakup semua program dari otoritas pariwisata tunggal tanpa mengesampingkan kebutuhan dan manfaat orang-orang yang tinggal di Danau Toba, 

Pulau Samosir dan tujuh kabupaten yang telah tinggal di sana dari generasi ke generasi. 

Ekosistem Danau Toba dan daerah sekitarnya yang melayani orang-orang yang tinggal di daerah tersebut harus dipelihara dengan baik, 

Danau Toba dikenal sebagai badan danau permanen terbesar di Asia Tenggara selain kontribusi daerah aliran sungai dan daerah tangkapan air melalui pertanian dan memancing sebagai sumber pasokan makanan bagi masyarakat, 

dan juga hutan di sekitar danau di kabupaten tersebut menyediakan kayu dan berbagai tumbuhan dan air untuk memasok dua pembangkit listrik tenaga air di Siguragura dan Tangga dari danau. 

Ada banyak manfaat bagi manusia, ekosistem Danau Toba melayani banyak kehidupan, memainkan peran penting dalam mengatur aliran air dan rejim air, 

membantu kehidupan mengatur atmosfer dan iklim, dan meredam gangguan lingkungan seperti badai dan banjir, 

membantu mekanisme kontrol biologis untuk mengurangi populasi yang merusak dan juga mendukung proses pembentukan tanah, fotosintesis, penyerbukan dan siklus hara.

Keempat, 

pemerintah diharapkan aktif dalam membantu masyarakat untuk melestarikan manfaat budaya, spiritual, rekreasi dan estetika mereka bagi orang-orang di mana suku-suku Batak di daerah itu masih terhubung dengan dan memelihara budaya tradisional mereka, 

diturunkan dari generasi ke generasi yang tidak dapat ditemukan di suku-suku lain di seluruh dunia, penduduk asli masih mempraktikkan ritual tradisional yang dihormati dengan dimakamkan di tanah air mereka, 

Toba tanah leluhur mereka, adalah sesuatu yang paling diinginkan orang Batak dan orang-orang masih melestarikan makam dan kuburan yang berisi kuburan dari zaman kuno hingga sekarang.

Kelima, 

Sangat penting bahwa pemerintah mendorong masyarakat untuk melestarikan wilayah mereka seperti yang diketahui selama dua dekade terakhir pertumbuhan populasi dan pembangunan telah mempengaruhi ekosistem danau karena meluasnya deforestasi, kekeringan, penurunan level air, degradasi kualitas air, invasif spesies dan hilangnya keanekaragaman hayati. 

Orang-orang harus dibuat sadar betapa pentingnya mengembangkan daerah mereka untuk mencegah kehancuran yang dapat berdampak negatif pada kehidupan mereka dan generasi mereka. 

Masyarakat lokal di sekitar danau harus berhasil diyakinkan bahwa dengan mengembangkan danau dan wilayah mereka, akan ada keuntungan finansial dan ekonomi melalui industri pariwisata yang merupakan cara positif yang mempengaruhi banyak pihak lain seperti operator tur, pengusaha wisata, penduduk lokal dan pemerintah pusat juga.

Keenam

Pemerintah melalui otoritas terkait harus menegakkan hukum pada mereka yang masih menciptakan degradasi lahan, perusakan habitat dan deforestasi yang meluas yang mempengaruhi lereng dan tanah di sekitar danau baik individu dan perusahaan untuk bisnis mencari keuntungan seperti konversi penggunaan lahan untuk pengembangan industri dan perumahan, 

untuk praktik pertanian intensif dan budidaya keramba apung di danau yang mengarah ke kontaminasi, baik dari bahan kimia yang digunakan dalam praktik pertanian dan makanan ikan.

Ketujuh, 

Pemerintah juga harus mempertimbangkan dampak negatif dari tingginya konsentrasi wisatawan yang menyebabkan polusi udara, air, dan estetika di samping meningkatnya limbah padat, pembuangan kotoran, dan sampah sembarangan. 

Selain itu, hilangnya keanekaragaman hayati dapat terjadi melalui kegiatan pariwisata yang dalam jangka panjang menciptakan penipisan lapisan ozon dan perubahan iklim, dan banyak lagi efek negatif yang harus diperhitungkan oleh pemerintah.

Kesimpulannya

Akhirnya, masyarakat harus siap dengan kedua tangan terbuka untuk menghadapi perubahan besar di wilayah mereka untuk mengubah Danau Toba menjadi tujuan wisata kelas dunia, mereka harus siap menghadapi gangguan praktik budaya mereka dan bersedia menyesuaikan diri dengan yang baru. 

Situasi yang bermanfaat bagi masyarakat mulai sekarang dengan menyambut pengunjung untuk datang ke danau dan ke daerah mereka.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel