Kepribadian Melankolis (Si Sensitif).



Jika seseorang mempunyai sifat sensitif, romantis, dan teratur yang dominan, bisa dipastikan dia adalah sosok yang melankolis. 
Si melankolis mempunyai rasa empati yang tinggi. Saat ada teman yang tertimpa masalah, tak jarang dialah orang pertama yang merasakannya dan bersiap menjadi pendengar yang baik. 
Selain pandai berempati, melankolis juga sangat romantis dan amat puitis. Orang bertipe melankolis biasanya senang menyendiri. Terkadang dia selalu merasa terjebak dalam masa lalu dengan ratusan kisah sedih sambil meratapi nasib dan juga membesar-besarkan masalah. 
Tipe melankolis ini umumnya tertutup, jika ia ada masalah biasanya ia sangat pintar menyembunyikannya. atau ketika dia tak bisa menahannya, ia akan menceritakannya pada orang yang paling ia percaya. 
Dia juga kadang suka meremehkan diri sendiri, padahal apa yang dikerjakannya mungkin lebih bagus dari orang lain. 
Sifat lainnya dari si melankolis adalah selalu takut pada kegagalan dan idealis. Biasanya orang melankolis itu sangat menuntut kesempurnaan dan semuanya harus terlihat sempurna dan tertata rapi.
ia cenderung perfeksionis, karena mempunyai rasa seni yang tinggi, suka akan menggambar, dan bahkan cukup berbakat menjadi seniman.

Ciri-ciri melankolis yang lain yaitu penuh dengan pikiran dan senang berfikir secara mendalam. 
Dalam memutuskan sesuatu sosok melankolis akan berfikir jauh ke depan dengan banyak mempertimbangkan manfaat dan kerugian. Selain itu, melankolis merupakan sosok yang 
analitis, serius, dan idealis. Jika dia sudah berniat mengerjakan sesuatu, dia tak akan mau diganggu dan dia akan segera menyelesaikannya sebelum beban fikiran bertambah. 
Sosok melankolis memiliki manajemen waktu yang baik dan hidupnya berorientasi berdasakan jadwal yang sudah dia susun sebelumnya. Melankolis adalah tipe orang yang suka berkorban terhadap orang lain dan mempunyai rasa simpati yang tinggi terhadap sesama. dia mampu merasakan apa yang orang lain rasakan. Orang melankolis juga sangat menghargai estetika/keindahan, dia sangat menyukai musik, filosofis, dan juga puitis. 
Namun, di samping itu melankolis mempunyai sisi yang kurang baik yaitu ia pemurung, kurang bersosialisasi, suka berfikiran negatif, dan pendendam.
Mereka tipe yang menghargai janji dan waktu, jadi jangan lupakan janjimu kepada mereka, apalagi bila kita pelupa. Mintalah tolong kepada mereka agar mengingatkan kita, karena mereka pasti senang bila dapat menolong Anda. Jaga kepercayaan mereka dengan baik dan jangan kecewakan mereka. Karena kebanyakan dari mereka adalah orang yang tidak percaya diri, sering-seringlah menyemangati mereka. Jangan menertawakan jika mereka gagal, melainkan berilah saran membangun.

KELEBIHAN si melankolis :
* Analitis, mendalam, dan penuh pikiran.
* Serius dan bertujuan, serta berorientasi pada jadwal.
* Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis).
* Sensitif.
* Mau mengorbankan diri dan idealis.
* Standar tinggi dan perfeksionis.
* Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi).
* Hemat.
* Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif).
* Kalau sudah mulai, dituntaskan.
* Berteman dengan hati-hati.
* Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
* Mau mendengar keluhan, setia dalam mengabdi.
* Sangat memperhatikan orang lain.

KELEMAHAN si melankolis :
* Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan).
* Mengingat yang negatif & pendendam.
* Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah.
* Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan.
* Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah.
* Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan.
* Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan.
* Hidup berdasarkan definisi.
* Sulit bersosialisasi.
* Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yang menentang dirinya.
* Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang).
* Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian).
* Memerlukan persetujuan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel