Hitung Kebutuhan Cairan Pasien Luka Bakar Menggunakan Rumus Baxter

Luka Bakar merupakan salah satu jenis luka yang yang sangat berpotensi dehidrasi bahkan pada kasus luka bakar yang parah dapat menyebabkan syok, sehingga pemberian atau resusitasi cairan sangat dibutuhkan untuk pasien luka bakar yang telah menunjukkan gejala syok. Oleh karena itu menghitung kebutuhan cairan pasien dengan cepat sangat diperlukan, salah satunya dengan menggunakan rumus Baxter.

 Luka Bakar merupakan salah satu jenis luka yang yang sangat berpotensi dehidrasi bahkan p Hitung Kebutuhan Cairan Pasien Luka Bakar Menggunakan Rumus Baxter

Rumus Baxter sering digunakan untuk Menghitung kebutuhan cairan pasien luka bakar karena bisa dilakukan dengan cepat dengan tingkat keakuratan yang baik. Untuk menggunakan rumus Baxter, seorang petugas kesehatan haruslah terlebih dahulu memahami cara menghitung derajat luka bakar, karena rumuas baxter menggunakan persentase luas luka bakar untuk mendapatkan hasilnya.

Rumus Baxter Untuk Menghitung Kebutuhan cairan Pasien Luka Bakar

Kebutuhan Cairan = 4cc x Berat Badan (Kg) x Luas luka bakar (%)
Cairan yang biasa digunakan untuk mengganti cairan yang hilang pada pasien luka bakar ialah ringer laktar (RL), Namun tidak menutup kemungkinan menggunakan jenis cairan lainnya, hal ini tergantung pada petugas medis yang memberikan therapi.

Aturan Pemberian Cairan Pada Pasien Luka Bakar

Pada 8 jam pertama, kebutuhan cairan yang telah diberikan setengah dari hasil yang telah diberikan kemudian setengahnya lagi diberikan untuk 16 jam selanjutnya.

Contoh kasus pemberian cairan dengan menggunakan rumus baxter

Seorang pasien luka bakar dengan luas luka bakar 40% dan berat badan 50kg berapakah cairan yang harus diberikan..?
Jawab
Kebutuhan cairan = 4cc x 50kg x 40% = 8000cc /24 jam
  • 8 jam pertama diberikan 4000cc
  • 16 jam selanjutnya diberkan 4000cc
Perlu diingat untuk waktu pemberian cairan dihitung dari awal terjadinya luka bakar bukan setelah pasien masuk rumah sakit. Dan untuk pasien yang mengalami luka bakar diatas 50% perhitungan kebutuhan cairan tetap dihitung dengan menggunakan persentase luka bakar 50%, hal ini bertujuan untuk menghindari kelebihan pemberian cairan yang bisa memberikan dampak buruk salah satunya pasien bisa sesak.

Kesimpulan nya Rumus Baxter merupakan rumus bisa digunakan untuk menghitung kebutuhan cairan pasien luka bakar dengan cepat, sehingga resusitasi cairan dapat cepat terlaksana agar dapat menghindari akibat fatal dari luka bakar, salah satunya ialah syok.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel